Ketika di Udara

Mengamati juga kulakukan, terutama saat harus tidak melakukan apa-apa dan berada di tempat yang baru. Ketika harus menunggu untuk sampai di tujuan pun jadi momen pengamatan yang mengasyikkan.

Yang kuamati pertama tentu pemandangan di angkasa sana, terutama ketika duduk tepat di pinggir jendela. kesan yang kudapat ketika melihat ke angkasa untuk pertama kalinya adalah adalah serasa di kutub. Gerombolan awan yang putih bagaikan pulau-pulau es yang bergabung menjadi satu membentuk daratan es.

Angkasa yang tiada batas pun seolah memiliki cakrawala

Angkasa yang tiada batas pun seolah memiliki cakrawala

Sungai di dasar lautan pun terlihat kasat mata

Jika bosan melihat angkasa, maka objek pengamatan adalah orang di sekeliling.

Pramugari yang sedang dalam perjalanan pulang, sedang tidak bertugas, ini pun menyibukkan dirinya dengan gadget mutakhir yang dimilikinya.. apakah hape.. tentu saja tidak, namun games portabel player..

Pramugari yang sedang dalam perjalanan pulang, sedang tidak bertugas, ini pun menyibukkan dirinya dengan gadget mutakhir yang dimilikinya.. apakah hape.. tentu saja tidak, namun games portabel player..

About these ads

2 pemikiran pada “Ketika di Udara

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s