Artikel yang Tertunda

Artikel itu telah dikirim oleh seorang teman hampir setahun yang lalu, sebagai oleh-oleh kunjungannya dari negeri Belanda. Aku membacanya dengan sepintas lalu, oleh karenanya tidak memperoleh kesan apa pun. Yang tertangkap saat itu adalah, aduh.. ni orang ngasih artikel kok ya bahasa dan alurnya meloncat-loncat tho.. berat ni.. Beruntunglah artikel itu kusimpan dan kuburning dalam CD. Dan beberapa waktu yang lalu, artikel itu kubaca lagi.

Pembacaan yang ke sekian ini melahirkan kesan yang berbeda. Nah, ini baru tulisan.. tak sekedar deskriptif seperti tulisan yang selama ini kubuat, namun benar-benar menganalisis. Kutipannya dari berbagai buku mencerminkan kadar analitisnya dapat dipertanggungjawabkan secara intelektual. Beda dengan tulisanku yang sekedar menceritakan.. sekedar bercurhat tentang detik-detik keseharianku.

Bangga.. memiliki teman-teman yang berkemampuan seperti itu.. di usia yang sama, namun pencapaiannya telah begitu jauh. Bangga sekaligus heran, karena di usia yang sama, dia telah mampu melahap berbagai buku yang judulnya tak pernah terlintas di bayanganku. Huffp.. syukur Alhamdulillah, Allah terus menghadirkan eksistensi manusia-manusia intelek semacam mereka..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s