Serambi

Film ini dibuat oleh Garin untuk merekam kebangkitan warga Aceh pasca tsunami. Bagaimana para korban tersebut bangkit dari kedukaannya, dari kehilangannya, dari traumanya. Meskipun sama-sama korban, sesungguhnya mereka pun menjadi penyembuh bagi korban yang lain. Meskipun bantuan mengalir begitu banyak, namun sesungguhnya tak ada yang bisa membantu mereka, jika mereka sendiri tak mempunyai daya untuk bangkit.

Adegan yang paling kusuka, ketika seorang bapak yang kehilangan seluruh keluarganya berujar kepada sahabatnya, saat mereka berada di antara reruntuhan rumah si Bapak. Kurang lebih ujarannya seperti ini, “Sore itu, istriku menyambutku dengan senyuman, senyuman yang selalu dia berikan, saat aku pulang dengan tangan hampa maupun banyak uang. Sedangkan anakku menggunakan baju merah yang kubelikan beberapa waktu sebelumnya. Keduanya selalu ceria.. Meskipun kehidupan kami sangat sederhana..”. Whufp, pasti istrinya bahagia banget ya.. dikenang suaminya karena keikhlasannya. Ohh, betapa bahagianya.. Bisa tidak ya.. aku jadi sosok istri yang seperti itu…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s