Pengendara cilik


Kontur Bedugul yang naik turun memang menyusahkan berkembangnya moda sepeda kayuh berkembang di sini. Jumlah angkotan umum sangat terbatas dan frekuensinya pun sangat rendah. Maka sepeda motor adalah satu-satunya moda yang memungkinkan untuk dimiliki. Berbeda dengan di Jawa, orang Bali menyebut sepeda motor dengan sebutan sepeda, bukan motor.

Karena merupakan moda satu-satunya yang memungkinkan, maka semua orang, baik laki-laki maupun perempuan menggunakannya. Bahkan oleh anak-anak kecil yang kakinya belum nyampe ke tanah kalau mereka duduk di joknya. Terus gimana cara mereka mulai start sampai berhenti.. Manfaatkan trotoar ! Itulah jawabannya. Lucu sih.. Coba kalian melihatnya langsung, pasti akan tersenyum dan geleng-geleng kepala.. ckk ckk, kreatif bener ..!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s