Ini Baru Pas…

Wuih, akhirnya menemukan SPBU pasti pas.. yang tak sekedar pas meterannya, namun memberikan pelayanan yang memang benar-benar pas… memuaskan ! Lokasinya ada di daerah Grati Pasuruan. Aku mampir k SPBU dalam perjalananku pulang ke Pati.. Saat itu sudah malam..sekitar pukul 23-an. Ada temen yang kebelet dan kebetulan bensin mobil juga sudah menipis. Ok, akhirnya kita pun membelokkan mobil k SPBU itu.

Dilihat dari fisiknya, memang terlihat beda. Tak hanya dilengkapi minimarket, namun ada juga kantin yg arsitekturnya unik. Demikian pula dengan mushola maupun toiletnya. Toiletnya ada 2 macam, toilet yg gratis dan toilet berongkos seharga 5000. Bedanya adalah: toilet yg free tidak ada fasilitas air hangat, toilet duduk dan shower. Namun dari segi kebersihan, keduanya tak ada beda, sama bersihnya. Teman sempat berujar, “Ah, bedanya ga signifikan..harusnya dibedain dunk.. Misalnya ada fasilitas pijetnya gitchu.. Apalagi kalau cewek..” Kami pun menjawabnya berbarengan,”Hu..maunya..”.

Hebatnya lagi meski pun telah malam, namun petugas di SPBU itu masih terlihat malang melintang memberikan pelayanannya. Ada yang membersihkan toilet dan fasilitas lain, dst.
Tak hanya itu, SPBU ini juga memberikan minuman bagi pelanggannya, teh dan kopi panas. Tak hanya untuk diminum di tempat, namun bisa juga dibawa untuk bekal perjalanan berikutnya. Dan fasilitas ini kami manfaatkan betul. Kami mengambil teh dan kopi hingga 4 botol aqua ukuran 500ml..huehe2, maruk ya.. Mereka juga menyediakan permen dan memutar mp3 lagu-lagu yang cukup ngetren saat ini.

Di luar kelebihan2 itu, ada satu hal yang menjadi perdebatan kami malam itu.Petugas yang melayani pengisian BBM adalah perempuan. Sebetulnya, ini sudah sering ditemui di Jawa. Namun teman-temanku melihatnya dengan keheranan. Mereka lalu melontarkan berbagai respon. Ada yang menganggapnya tidak manusiawi, “Perempuan bekerja malam-malam begini, di tempat yang notabene lebih banyak dikunjungi kaum adam.. Kan berbahaya tu, gimana coba kalau dicolak-colek..Pasti ada saja kan yang iseng kaya gitu..” demikian ujarnya. Teman yang lain menimpali, ” Kayaknya pemilihan tenaga perempuan lebih pada pertimbangan bahwa mereka lebih jujur ketimbang laki-laki deh, jadi kecurangan pemberian BBM bisa dikurangi.”
“Lho kan ini pasti pas.. Siapa pun petugasnya, laki-laki atau perempuan sudah tidak berpengaruh lagi dunk.. Keluarannya sama..” Begitu debat teman yang lain. Akhirnya, kami pun berkesimpulan bahwa kehadiran tenaga perempuan adalah salah satu bagian dari strategi pemasaran yang diambil oleh pengelola SPBU itu. Tidak bisa dipungkiri, kehadiran perempuan memang jadi daya tarik tersendiri. Apalagi untuk produk yang konsumennya didominasi oleh laki-laki. Terlepas dari sudut etika dan moral, ini adalah strategi yang rasional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s