Makanan yang Bisa Dijumpai di Pati

BANDENG PRESTO

Banyak yang lebih mengenal bandeng presto sebagai makanan khas dari Semarang. Weit..weits.. jangan salah.. bandeng presto aslinya adalah  dari Juana Pati. Semarang hanya merupakan tempat penjualannya saja.

Bandeng presto adalah bandeng yang telah dilunakkan durinya dan kemudian digoreng dengan telur dan tepung tipis-tipis. Desa yang terkenal sebagai produsen bandeng presto adalah Desa Dukutalit, yang dapat dicapai kurang lebih 3-5 km dari tugu sukun Juana. Harga satu kardus bandeng presto dari produsennya adalah sebesar Rp 6000,00. Setiap kardus berisi dua bandeng.

Bandeng presto sebelum dikemas

Bandeng presto sebelum dikemas

GETHUK

Apakah gethuk itu?
Jangan membayangkan gethuk trio khas Magelang yang berwarna-warni dan manis itu. Bukan, gethuk yang akan kudeskripsikan ini lain. Gethuk ini bisa kita jumpai di pasar tradisional di Pati, tapi terutama diproduksi di Runting, nama populer untuk desa Tambaharjo, yang berjarak 3 km dari pusat kota.

Jika merujuk pada lagu yang pernah dinyanyikan Yanti Oktavia,
Gethuk, asale saka tela
Yen ora pethuk, atiku dadi gela.. (parikan yang bagus kan..)
Gethuk runting Yap, gethuk adalah makanan berasal dari ketela, dari singkong yang ditumbuk kasar. Kemudian dipadatkan dalam sebuah tebok/tampah, alas dari bambu yang biasa digunakan untuk “napeni” beras. Lalu diiris-iris tipis, disajikan bersama kelapa gurih dan sedikit serundeng manis. Hasilnya, camilan yang mengenyangkan dan menyehatkan (ga pake pewarna dan pengawet). Gethuk ini biasanya dibungkus dengan daun pisang.

Tadi siang, ibuku membelikanku lepet jagung sejinah (10 bungkus bow) dan ternyata dapat bonus 3 bungkus gethuk. Hmm, yummy dah pokoknya. Hidup di Pati memang menentramkan (halah, ngareep..).

LEPET JAGUNG..

Lepet jagungMakanan apa pula itu..

Lepet adalah diversifikasi dari jagung. Dibuat dari jagung dan dibungkus dengan klobot, daun jagung, pula. Lalu ditali/disemat dengan tali dari bilahan tipis bambu. Jagung ditumbuk kasar, kemudian diberi gula dan garam. Dibungkus lalu dikukus. Hmm, yummy juga pokoknya. Pengen nyoba, mampirlah ke rumahku. Lepet ini biasa dijajakan mbah-mbah, pada pukul 10 di hari pasaran pasar Trangkil (Selasa, Kamis dan Minggu). Pokoknya mak nyuss, makan 3 bungkus lepet, sewareg makan sepiring nasi..he.he

TEMPE GEMBUS..(dilafalkan jadi tempe gembos..)

Adalah tempe yang berbahan baku ampas tahu. Jika salah pengolahan dan pemrosesan, terkadang tempe ini dapat meracuni konsumennya. Namun begitu, tetap saja banyak penggemar, termasuk aku.. Apakah Anda juga..

Tempe gembus yang memabukkan..

Tempe gembus yang memabukkan..

Iklan

7 thoughts on “Makanan yang Bisa Dijumpai di Pati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s