2 hari jelang peringatan kemerdekaan..

Gadis kecil itu usianya baru 5 tahun. Mondar-mandir menghampiri setiap mahasiswa yang datang ke pelataran BNI. “Kak.. Amal jariahnya..” demikian ucapnya, sambil menadahkan tangannya. Tangan kirinya memegang plastik berisikan map kumal yang entah apa isinya.

Wajahnya polos dan cantik. Dengan kerudung warna pink dan terusan warna putih pink. Tak urung kuulurkan selembar uang padanya, tersenyumlah dia. Lalu duduk di tangga belakangku karena tak ada lagi orang yang datang ke pelataran itu.

Aku tersenyum padanya, lalu menanyainya beberapa hal. Dia tak sekolah dan diminta ayah ibunya untuk “nongkrong” di tempat ini. Whupf, menyesakkan rasanya. Lalu dia pun bertanya, “Kakak ada tukaran uang seribuan..” diulurkannya 2 keping uang 500an. “Buat apa.. Ko ditukerin” demikian tanyaku. “ibu ga suka ama uang recehan..” Lagi-lagi jawaban menyesakkan muncul dari munculnya.

Kemiskinan telah memaksa gadis ini melakukan sesuatu yang belum pantas dilakukannya. Namun bagi dia, hal ini adalah bagian dari kata bakti pada kedua orang tuanya. Tak ada keterpaksaan tersirat di wajahnya saat harus meminta-minta. Keceriaan masa kecil masih dimilikinya. Dia berlari-lari ke sana ke mari. Bermain sendiri, di bawah bayangan pohon saat matahari mulai meninggi.

Hari itu, bendera merah putih mulai menghiasi negeri, begitu pula di pelataran itu. Bendera panjang terpancang di 2 tiang. Merah putihnya terurai ke bawah. Polos, gadis kecil itu pun menariknya, mempermainkannya. Beberapa kali dia tampak menyiumi bendera itu.

Trenyuh, karena sekian tahun merdeka, bangsa ini masih belum bisa menyekolahkan semua putra-putranya. Gelisah, karena diri ini masih belum bisa peduli sepenuhnya pada gadis dan anak-anak lain seperti dia. Marah, karena diri ini lebih terlena pada hal lain daripada menjadi manusia seutuhnya yang peduli pada sesama..

Bogor, 15 Agustus 2009
-ketika menyusuri dramaga-

Iklan

3 thoughts on “2 hari jelang peringatan kemerdekaan..

  1. iya wi, trenyuh kalo melihat seperti ini. kok tega ya orangtua (walau dalam kemiskinan) masih memberdayakan anak di bawah umur, untuk bekerja, bahkan meminta2 😦 kapan semua anak2 Indonesia bisa mendapat dunia yang layak untuk mereka? seperti yang kutulis dalam blogku, apakah Indonesia sudah benar2 merdeka??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s