Exploring Anyer dan sekitarnya..

Anyer adalah salah satu kawasan pantai yang menjadi tujuan wisata di Propinsi Banten. Aku mengunjungi kawasan ini dalam suatu proyek penelitian pasca lulus kuliah. Karena belum bekerja dan hanya menjadi cewek panggilan (wawancara kerja), maka kehidupan sehari-hariku dipenuhi kegiatan penelitian dari proyek penelitian satu ke penelitian yang lain. Bersama dengan kelima temanku, maka kami pun berangkat ke lokasi didampingi dua pemandu dan 3 dosen pembimbing. Berangkat dengan mobil bersama 5 teman karib, maka kesenanganlah yang kami dapatkan selama perjalanan. Saling olok, saling curhat, saling bercerita jadi pengisi sepanjang perjalanan.

Tepuk Pramuka

Saat mencapai tol menuju cilegon, menjelang loket tol, membentanglah polisi tidur di jalan. Uniknya, kami saat itu  sedang diam semua setelah lelah bercanda. Maka nada yang dihasilkan saat melewati polisi tidur pun kami tangkap jelas. Duk..duk..duk..duk..duk..duk.. Duk..duk..duk..duk..duk..duk.. duk.. Kami pun langsung bertolehan, mata saling berujar dan tertawalah kami. Nada yang kami tangkap persis seperti tepuk pramuka. Coba deh, anda cermati kalau suatu saat nanti anda melewatinya.

Hotel Jam-Jaman..

Sampailah kami di Serang, tepatnya di komunitas sumber air yang akan jadi subjek penelitian kami. Namun kemudian, diskusi memutuskan, bahwa komunitas yang akan pertama kali kami teliti adalah komunitas di Cilegon. Maka kami pun memutuskan untuk menginap di Cilegon. Alamak, harapan kami, bahwa lokasi wisata adalah tempat yang nyaman, terbantahkan semua. Sepanjang perjalanan jalan rusak, sebagian di antaranya dalam perbaikan. Perjalanan yang dimulai dengan menyenangkan pun berubah menjadi perjalanan yang kurang nyaman.

Apalagi di hari kedua, kami terusir dari hotel semula yang  telah dibooking supporter bola dari kota lain yang akan tanding melawan kesebelasan Cilegon saat itu. Terlunta-luntalah kami. Karena hari telah hampir magrib, pemandu lapang kami kemudian mengambil inisiatif untuk menginap di hotel sebelah.

Sejak pertama masuk kami sudah sedikit curiga dengan hotel tersebut karena petugas dan kuli bangunannya memandangi kami dengan penuh keheranan dan curiga. Saat itu, ada dua bapak-bapak yang berpapasan dengan kami, keluar dari sebuah ruangan yang ada tulisannya karaoke. Tak lama kemudian keluarlah perempuan dengan pakaian yang cukup seksi. Kami saling berpandangan dan masing-masing berpikiran sama, ada yang tak beres dengan hotel ini. Cuek, kami pun segera menaruh ransel di kamar dan segera keluar mencari makan. Kami baru kembali lagi ke hotel tersebut ba’da Isya. Kecurigaan kami makin menjadi, karena orang yang kami temui di hotel tersebut saling berpasangan dan bermesraan. Anjreeet.. akhirnya kami mengambil kesimpulan, hotel ini adalah hotel khusus untuk shortime sex transaction.

Kami pun memutuskan segera masuk kamar, teman-teman yang lelaki apalagi. Mereka ketakutan. Sepanjang malam kami tak keluar kamar. Bahkan untuk tidur di ranjang pun kami enggan. Terbayang aktivitas apa yang biasa dilakukan di ranjang tersebut. Tampak ada noda di seprainya, bahkan di tembok juga. Lebih lanjut, kami pun tak berani mandi di kamar mandinya. Ahh, sungguh-sungguh malam yang tidak menyenangkan.

Makin malam, suasana hotel makin ramai, orang tampak hilir mudik di luar kamar kami. Terkadang terdengar ketukan, yang kemudian diiringi suara orang keluar kamar, dan demikian seterusnya. Penasaran, kami pun mengintip dari balik jendela saat terdengar ketukan dari kamar sebelah. Terbelalaklah mata, yang mengetuk adalah petugas hotel, ketukan menandakan bahwa waktu booking kamar mereka telah habis, dan selanjutnya akan ada pasangan baru yang akan masuk kamar tersebut. Jika transaksi mereka belum selesai, maka mereka akan melanjutkannya di kamar lain yang masih kosong, belum dibooking. Dan yang kami lihat adalah, pasangan yang di sebelah kami tersebut “belum selesai” maka mereka pun terpaksa harus pindah kamar lain. Mereka pindah dari kamarnya dalam keadaan setengah telanjang, segera berlari menuju kamar yang lain. Kami yang kebetulan bertiga sekamar benar-benar amazing dengan keadaan ini, sekaligus geli. Ouhh.. benar-benar pengalaman yang tak terlupakan.

Kami saling bersms dengan tim laki-laki yang berada di kamar lain. Mereka ternyata juga melakukan hal yang sama dengan kami, mengintip dari balik jendela. Mereka sempat ketakutan karena sebelumnya kamarnya diketuk beberapa oleh “perempuan” yang sepertinya akan menawarkan jasanya. Whupf, kami semua berharap malam segera berakhir. Terpaksa berbaring “empet-empetan” di pinggiran ranjang. Tak bisa tidur tentu saja. Saat adzan subuh berkumandang, kami segera sholat, dan tanpa mandi kami memutuskan segera check out. Saat keluar, kami pun berbarengan dengan beberapa pasangan. Tak mau banya berkata-kata, kami segera ngacir dari tempat itu. what a day..!

* beberapa minggu setelah kejadian itu, di teve tersiar ada beberapa pelajar SMU Cilegon yang tertangkap sedang check in di hotel pada siang hari. berebeh..

Mengeksplor Cilegon dan Serang

Terlepas dari kejadian unik tersebut, maka setelah melakukan wawancara dengan subjek penelitian, kami pun menyempatkan jalan-jalan di hari terakhir. Dimulai dengan menyusuri pantai yang ada di seberang penginapan kami, lalu ke Karang Bolong, yang terletak sekitar 5 km dari tempat penelitian kami. Berikut foto-fotonya.

Di seberang sana, tampaklah Gn. Rakata, anak gunung Krakatau

Di seberang sana, tampaklah Gn. Rakata, anak gunung Krakatau

Karang Bolong

Karang Bolong

Nyengir dalam Formasi Lengkap

Nyengir dalam Formasi Lengkap

Di pantai dekat penginapan, lupa namanya..

Di pantai dekat penginapan, lupa namanya..

Formasi Lengkap KPM

Formasi Lengkap KPM

Merancang istana di pasir

Merancang istana di pasir

Di bukit Karang Bolong yang terjalin dari pohon-pohon

Di bukit Karang Bolong yang terjalin dari pohon-pohon

4 thoughts on “Exploring Anyer dan sekitarnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s