Kasat mata, dua waduk di Pati dalam “watch out status”

Di Pati ada dua waduk buatan yang berlokasi di kecamatan Gembong, yaitu waduk Gunungrowo dan Waduk Seloromo. Waduk pertama terletak di desa Sitiluhur, bisa diakses dari Tlogowungu, sementara waduk kedua berada di desa Gembong.

Dasar Gunungrowo yang berkonversi jadi lahan penggembalaan

Dasar Gunungrowo yang berkonversi jadi lahan penggembalaan

Gunung rowo dari pangkal tangga gardu pandang

Gunung rowo dari pangkal tangga gardu pandang

dasar yang berkonversi jadi lahan penggembalaan

dasar yang berkonversi jadi lahan penggembalaan

karena airnya menyusut, maka motor pun dapat digunakan hingga ke daratan yang dulunya adalah dasar waduk

karena airnya menyusut, maka motor pun dapat digunakan hingga ke daratan yang dulunya adalah dasar waduk

Dan inilah waduk Seloromo, yang terletak di desa Gembong, berjarak + 500 m dari jalan Raya Gembong. Sama seperti Gunungrowo, tempat ini pun sering digunakan untuk kegiatan perkemahan dan kegiatan alam lainnya. Sama pula seperti Gunungrowo, maka terjadi penyusutan volume gila-gilaan di waduk ini.

Inilah Waduk Seloromo Gembong, Pati

Inilah Waduk Seloromo Gembong, Pati

Penyusutan ini terlihat nyata ketika kita lihat dari Jollong, tempat yang terkenal dengan kopinya itu.

Seloromo yang menyusut, dilihat dari Jollong, yang cokelat di sekeliling air tadinya terisi air juga

Seloromo yang menyusut dilihat dari Jollong, yang cokelat di sekeliling air tadinya terisi air juga

Penyusutan waduk dilihat dari dekat

Penyusutan waduk dilihat dari dekat

sapi yang digembalakan di daratan waduk yang kini menyusut

inilah tanah yang tadinya menjadi dasar waduk.. tampak kering hingga pecah, atau biasa disebut "nela" dalam bahasa Jawa

Mengais ikan dari air yang masih tersisa

Mengais ikan dari air yang masih tersisa

menunggu diangkatnya jaring

Tonggak ditancapkan untuk mengerem rakit terbawa arus...rem..

menara pandang seloromo

menara pandang Seloromo

Untuk meyakinkan bahwa ini adalah blog Dewi, maka seperti biasa, akan saya selipkan gambar yang ada muka sayanya.. 🙂

menara pandang gn.rawa

menara pandang Gunungrowo

berdiri di daratan yang tadinya adalah dasar waduk Seloromo, meskipun telah mengering namun bagian basahnya menampilkan fisik lumpur yang lengket, namun jika diinjak semakin ambles..

berdiri di daratan yang tadinya adalah dasar waduk Seloromo, meskipun telah mengering namun bagian basahnya menampilkan fisik lumpur yang lengket, jika diinjak semakin ambles..

di tanggul waduk Seloromo

ngaso di tanggul waduk Seloromo, sepupuku mempertanyakan bagaimana caranya menata batu kali serapi dan sekokoh ini..

Iklan

9 thoughts on “Kasat mata, dua waduk di Pati dalam “watch out status”

  1. whaaaa jd inget taon 2006 silam (tepatnya bln juli-Agustus) pernah ke waduk ini. jalannya dr tlogowungu kearah utara nanjak terus….hehehe
    pinggir2nya byk randu kan?
    background: gunung muria

  2. Gambar waduk Gembong dilengkapi yaa, jangan hanya menaranya/pintu keluarnya air doang. Coba ambil gambarnya ketika sore hari ke arah Barat laut, pasti lebih menarik. Ingaaat gambar panoramanya yang lengkap.

  3. waduk gunung rowo diambil dari cerita rakyat adu kesaktiaan antara sunan muria dengan cheng hoo(dampu awang) kapalnya naik gunung dst dan waduk seloromo diambil dari arti selo =Batu dan Romo = bapak.karena dibuat jaman jepang dengan kerja paksa sehingga banyak bapak-bapak yang meninggal tanpa sebab. didalam waduk ada batu besar yang tidak mempan didinamit oleh jepang.-batu – batu pecahan dinamit itu di susun.tapi ada satu batu tadi yang tak bisa pecah didinamit/bom.untuk itu dinamakan selo romo. oke kawan.cerita ini saya himpun dari pelaku sejarah yang masih hidup.

  4. Nostalgia waktu kecil…tempat ini sering banget aku kunjungi dari Jollong dengan berkuda untuk beli ikan mujahir dari para pencari ikan, tp keadaannya dibandingkan dengan dulu sungguh sangat berbeda jauh, kyknya sekarang gersang sekali ya? Dulu musim kemaraupun airnya ga sesurut spt pd gambar ini, sekitar waduk msh ada hutan dan kebun2 punya warga sekitar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s