Pakansi in Parijs van Java

Long weekend kemarin, akhirnya aku menjejakkan diri juga ke Bandung setelah hampir sekian tahun tak menyambanginya. Hehehe, 4 tahun kuliah di tataran Sunda dan baru sekali ke kota yang terkenal dengan julukan Parijs van Java tersebut, yaitu pada tahun 2002. Akhirnya kini aku berkunjung juga untuk kali kedua, bersama dua orang teman, Anyie dan Ceci.

Perjalanan dimulai selepas Shalat Idul Adha dan sarapan dengan gule di BSD. Kemudian bertemu Anyie di stasiun Rawabuntu, dekat BSD, untuk menuju stasiun Tanah Abang dengan KRL AC. Tiketnya hanya Rp 4500,- / orang dan dapat gratis, traktiran dari Shinta :-). Dari stasiun Tanah Abang, kita naik ojek ke stasiun Gambir dengan ongkos Rp 10.000,- lumayan mahal ya.. karena jaraknya juga lumayan ternyata. Sampai di stasiun Gambir, menoleh, wah.. ada Monas.. heheh, dah lama ga foto di sana, hasrat narsisnya jadi muncul, tapi terkendali.. heheheh, ga jadi foto deh. Lalu bertemu dengan Ceci di Station café karena masih ada waktu, maka kami pun sarapan di sana. Lho, lagi.. bukannya tadi dah sarapan ya.. Hihihi..

Akhirnya jam 10.30, panggilan untuk penumpang kereta bisnis Parahyangan jurusan Bandung terdengar dari megaphone. That’s our train ! So, kami pun bergegas ke jalur 4. Mencari-cari gerbong 2 dan bangku kami. Lho, kok sudah ada penumpangnya, waduh bagaimana ini.. Mencari petugas untuk mengkonfirmasi, apakah ini adalah gerbong dan bangku yang tepat sesuai tiket kami. Dan ternyata memang benar, itu adalah bangku kami dan penumpang lainnyalah yang salah gerbong. Ahh, leganya.. ! Hmm, duduk di kereta bisnis.. jadi teringat pada perjalanan bareng kami ke Jogja 5 tahun yang lalu. Tapi, saat itu banyak yang bergabung dalam perjalanan, 6 orang, dan sekarang hanya separohnya. Hihihi, ga pa pa deh, yang penting travelling together !

Aku duduk bersama bersama Ceci, sedangkan Anyie duduk bersama seorang bapak. Dan saat akhir perjalanan, tiba-tiba, lahirlah anak dari mereka berdua.. 🙂 Perjalanan kemudian kami isi dengan curhat, ngemil dan mendengarkan mp3 bareng. Dan tentu saja tidur.. ! Hawa yang panas memang membuat ngantuk lebih mudah datang. Halah ! Padahal mah emang gampang ngantuk..!

di ka. bisnis parahyangan jakarta-bandung

Anyie dan "anaknya".. pas kan dresscode-nya.. 🙂

Perjalanan dengan kereta bisnis yang bertiket Rp 30.000,- tersebut membuat kami berhenti di beberapa stasiun. Hmmm, stasiun berarsitektur tua pun menghiasi mata kami. Mmmh, nice trip..! Selain itu, view sepanjang rel juga mengasyikkan. Rute ka yang lebih melewati pedesaan daripada perkotaan menyajikan pemandangan hijau tanpa henti, pedesaan yang terletak di lereng pegunungan, terowongan, dan jembatan ka yang berada ratusan meter dari dasar jurang. hiiii.. Takut namun mantab !

Ternyata, ka. bisnis parahyangan juga melayani tiket berdiri. Hmm, jadi merasa beruntung, memesan tiket by phone sehari sebelumnya. Jika telat memesan tiket sedikit saja, tentu nasib kami seperti para penumpang berdiri. Kami duduk dan mereka berdiri, meskipun harga tiketnya sama. Jika ingin duduk, mereka harus menyewa bantal duduk yang ditawarkan pramugara kereta dengan harga tertentu. Mungkin mereka tidak menyangka kereta akan sepenuh itu, jadi mereka tak memesan tiketnya dulu. Hehehe, untung ada Anyie yang ngotot untuk memesan tiket sebelumnya dan untung ada Ceci yang mau merelakan pulsanya buat memesan tiket sehari sebelumnya.. huihihii.

maksi di hokben stasiun Bandung

Akhirnya, menjalang 13.45, sampailah kami di stasiun. Sambil menunggu penjemputan dari Audeh, seorang teman yang tinggal di Bandung, akhirnya kami memutuskan makan (lagi ?) di Hokben stasiun Bandung. Ehm, sekilas, stasiun ini tampak rapi dan bersih. Beberapa spotnya diisi dengan taman bunga. Ehm, coba setiap stasiun seperti ini ya..

Akhirnya Audeh datang bersama anak dan suaminya. Setelah bercupika cupiki, mereka mengantarkan kami ke penginapan, yaitu Hotel Jayakarta… hehehe, manstab kan.. ! Ga ding, sebenarnya kami menginap di hotel Jayakarta…. (seberangnya), tepatnya di Puri Tomat. Iyalah, mana mampu kami menginap di sana. Toh, buat semalam saja kan, yang penting ada kamar yang nyaman dan kamar mandi yang bersih. Dengan harga Rp 260.000,- kami mendapatkan 2 ranjang: satu single dan satu dobel, dua selimut yang cukup tebal, lemari pakaian, kamar mandi yang luas dan bersih (ada air hangatnya), 3 lembar handuk dan 3 sabun dan 3 gelas air minum dan satu teko air. Selain itu, ada teve 17 inchi dengan channel dari teve kabel berlangganan. So manteplah.. Buktinya ada langsung tidur lelap malamnya.. huihihi, beda banget ma tidur di Bedugul yah..xixixi..

Sore, setengah empat kami bergegas ke Saung Mang Udjo di Jalan Padasuka 118 Bandung untuk mendapatkan sensasi berangklung ria. Laporan lengkapnya ada di posting berikutnya. Petangnya, kami melanjutkan perjalanan ke Gedung Sate yang terletak di Jalan Diponegoro. Ke Bandung tanpa ke Gedung Sate.. heheh, bakalan nyesel. Habis foto-foto dalam kegelapan, kami memutuskan untuk perbaikan gizi. Minum susu murni di warung yang mangkal di depan gedung sate. Yap, susu murni memang produk unggulan di Bandung. Jadi, ke Bandung tanpa minum susu murni, ga sah juga.. huihihi..

Di pelataran parkir samu

Di pintu masuk samu

Seberang gedung sate

Sekali minum langsung 3 gelas, 3 rasa.. xixixi

Malamnya, kami diajak Audeh nongkrong di kafe “Ngopi doeloe”.. tempatnya cozzy, minus live music. Kami berhahahihi di sana hingga jam 21.00. Ga bisa malem-malem, mengingat Audeh punya bayi kecil Dira yang harus dirawat.

Setelah bersih-bersih, kami, khususnya aku, langsung tepar ke alam mimpi. Hayaya, sementara Ceci dan Anyi nonton hingga jam 01.00. Manstab !

Paginya, setelah sarapan nasi yang katanya digoreng dengan mentega dan ditambah saus itu, kami melanjutkan perjalanan ke kopi aroma dan kawasan kota tua di Jalan Asia Afrika. Laporan lengkapnya juga ada di posting berikutnya. Tunggu yah.. 🙂

Depan gedung merdeka, jalan asia afrika

Iklan

2 thoughts on “Pakansi in Parijs van Java

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s