Khawatir karenanya..

Aku jarang bicara tentangnya..
Karena di mataku dia hampirlah segalanya..
Terasa tiada cacatnya..
Meski kadang tampak kekurangannya, namun itu tampak wajar saja..
Dan karenanya aku jadi merasa tidak pantas untuknya..

Di mataku dialah sosoknya..
Sosok yang selalu kunanti..dan akan selalu kurindu..
Kabarnya, coretannya, tulisannya, sapaannya, curhatannya..

Namun, lagi-lagi aku merasa tidak pantas untuknya..
Aku khawatir dia tak akan bangga jika aku ada di sampingnya.. (Aku khawatir akan muncul banyak cela karena hadirku itu)
Aku khawatir dia tak akan bahagia karena aku jarang bisa tertawa..
Aku khawatir dia akan terganggu jika sering kusapa..
Aku khawatir tak bisa jadi penawar gundahnya, sedihnya, dan deritanya..
Aku khawatir tak mampu jadi partner yg bisa sdikit ringankan bebannya..

Aku terus merasa khawatir..dan khawatir..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s