500 Days of Summer

Sorry ya, lagi-lagi resensi tentang film. Hahaha, movie freak kah.. ? Ga juga, karena akhir pekan aja ni. Jadi banyak waktu buat nonton. Dan kebetulan yang ni baru kutonton, jadi masih hangat-hangat tahi kebo. Keburu ditulis mumpung masih nempel di memori.

500 days of summer.. Musim panas selama 500 hari ? Hehehe, cari artinya sendiri dah..

Apik ! Gambar yang indah, kostum yang cantik. Musical? Ga juga, tapi ada unsur itu di sana. Komedi ? Tapi ga secara eksplisit.. Love story ? Ga, karena dari awal naratornya aja sudah menekankan, ini bukan love story, tapi story ’bout love.

Apa bagusnya ? Bagiku pribadi, ceritanya agak-agak menyentilku. Hihihi, malu mengakuinya. Film ni menyadarkanku bahwa dalam dunia nyata, keajaiban tu jarang datangnya, termasuk dalam soal cinta. Tidak semudah di film dan fantasi. Sedalam apa pun kau merasa bahwa dia soulmatemu dan kau telah jungkir balik untuk mendapatkannya, namun ada saat di mana kau harus berhenti dan sadar: dia bukanlah milikmu. Pahit memang.. Dan sangat.. Tapi harus dihadapi supaya diri cepat bersiap merespon apa yang akan datang berikutnya.. πŸ™‚

Udah ngantukz, sekian dulu ya.. Besok tulisan ini masih akan kurevisi, tapi kalau mau membacanya sekarang ya sok aja.. Hahaha, pede aja nulisnya ! πŸ™‚

*thx 2 anyie yg telah merekomendasikanx.. πŸ™‚

4 thoughts on “500 Days of Summer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s