Marahku membutakanku..

Aku ndak mau sering marah karena itu hanya akan membutakan hatiku. Aku tidak bisa berpikir objektif karenanya. Aku akan terus menyalahkan orang lain dan sistem yang melingkupi kehidupanku. Aku melupakan, menafikkan, tidak sadar bahwa sebenarnya masih ada yang baik dari sistem/orang yang kuanggap rusak itu.

Aku juga segan mengkritik karena bisa jadi masih ada bagian dari diriku yang menyerupai apa yang kukritik itu. Aku takut kritik hanya akan melenakanku saja, membuatku seolah jadi lebih baik lebih sempurna.
Mana ada kritik yang caranya tidak merendahkan..

Sungguh, aku jenuh beretorika, karena dunia ini sudah terlalu lama penuh dengan retorika.

Jika ada yang kau rasakan salah, tak perlulah kau berteriak-teriak seolah dunia ini telah tak adil padamu. Dan kau anggap ketakadilan yang kau alami itu ketidakadilan juga buat yang lain. Ssstt, cukuplah marahmu itu kau konversikan jadi energi bagimu untuk melakukan perubahan nyata, perbaikan, setidaknya bagi dirimu. Jika kau telah merubah dirimu, memperbaiki dirimu, maka itu adalah kontribusi terbesar bagi sistem yang kau anggap bobrok itu.

Apa yang kuungkapkan ini bukan retorika untukmu, bukanlah untuk mengajarimu. Aku selalu mengalami apa yang kau alami dan masih belajar untuk melakukan apa yang kutuliskan di sini sekarang.

Tapi, jika kau masìh ingin bertahan dengan dirimu yang sekarang, ya bertahanlah. Mungkin itulah tandanya keberagaman. Kau tak perlu sepertiku dan aku pun (berusaha) untuk tidak sepertimu. Dunia akan tetap seimbang tanpa ada kesamaan di antara kita. Tapi setidaknya telah kuungkapkan isi hatiku tentang ketidaksepakatanku atas kemarahanmu itu.

Salam damai, pizz !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s