Bodohnya Diriku

Sudah lama tidak mendengar radio. Ketika mendengarnya, aku menemukan lagu “bodohnya diriku” yang dinyanyikan oleh AOP.

Aku ga tahu apakah AOP ini grup band atau penyanyi single. Belum pernah melihat video klipnya karene teve memang jadi barang yang kujauhi dua bulan terakhir ini. (Aku sedang jenuh dengan berita yang semua isinya seragam: drama sianturi, kemiskinan dan ketidakadilan. Sementara acara hiburan isinya hanya hedon dan kemunafikan, pencerabutan dari akar budaya).

Reffrein dari lagu ini cukup menohokku. “Bodohnya diriku selalu menunggumu, yang tak pernah untuk bisa mencintai aku”. Hahaha, pas banget dah.

Beberapa tahun terakhir ini aku memang melakukan kebodohan. Menunggu seseorang yang (tampaknya) tidak mencintai lagi. Hahaha.. Kukatakan bodoh karena kata menunggu yang kugunakan di sini bermakna denotatif. Menunggu with do nothing. Ya iyalah, akan berakhir kesia-siaan :-).

Kini, kuputuskan untuk menunggu with do something. Aku menganggapnya layak untuk kutunggu. Karenanya, aku akan berjuang untuk mendapatkannya. Ia layak dan pantas kuperjuangkan.

Jadi, bait terakhir lirik AOP yang memohon pada Tuhan untuk bisa melupakan dia dan cintanya, akan kuubah jadi Tuhan, mohon beriku kekuatan untuk memperjuangkannya. Hahaha, aku memang bodoh, tapi aku tidak akan menyerah sebelum memperjuangkannya !!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s