Mesra untuk Selamanya

Duduk mengantuk menunggu bis melaju. Lalu sepasang bapak-ibu datang. Mereka pun duduk di bangku seberangku.

Meski dari fisik terlihat mereka berusia lebih dari 50an tahun, namun mereka berdua mengenakan celana jeans. Ahaa, pasangan gaul juga ni tampaknya. Tak hanya itu, bajunya sama-sama warna cokelat. Bedanya cuma pada aksesoris. Si bapak bertopi dan si ibu berkerudung. Namun keduanya berwarna sama, ungu. Uhuuy, serasinya..!

Meskipun sudah duduk, namun tangan ibu tetap saja menggandeng bapaknya. Aih-aih mesranya. Obrolan mereka pun mengalir dengan asyiknya. Sesekali bapak memakan wafer yang jadi bekal mereka. Dan si ibu tidak bosan-bosannya merapikan dan membersihkan mulut dan kumis bapak, jika ada sisa wafer yang nempel di sana. Waktu si ibu pengen ke toilet bis, bapak pun bangkit mengantarnya. Tetep bergandeng tangan pula. Aih, sungguh iri melihatnya..!😉

Beberapa saat kemudian, hape yang dipegang ibu berbunyi. “Halo, iya nih, mbah masih di bis sama mbah kung.. Nyampe di Semarang kayaknya masih 3 jam lagi, bilang ama ayah ya..” Aku pun tersenyum dan menanyakan, “Mo nengok cucu di Semarang pak bu..” Jawab bapaknya, “Iya, sebulan sekali kami ke sana. Maklum mbak, smua anak sudah ke luar rumah, jadi ya gini, ngglundang-ngglundung berdua..”.

“Hehehe, dan tetep muesra ya Pak..” sindirku. “Oya, tentu mbak, cinta tu memang harus selalu dipupuk, ya salah satunya dengan mesra terhadap pasangan, setiap saat”. Si ibu pun tersenyum mengiakan sambil menawarkan wafernya. “Mesra ma pasangan itu keharusan lho mbak, tidak terhitung usia. Tidak hanya dilakukan pasangan yang baru bulan madu, tapi juga oleh pasangan yang berpuluh tahun lamanya mandi madu.” Timpal bapaknya, “Bener lho, kalo sudah begini, satu pun tak kan pernah terasa habisnya. Ga butuh dua, tiga ato empat. Ga perlu mbak..” Wakakak, tertawa juga aku mendengarnya. Lumayan, dapat ilmu jitu dalam bis yang terus melaju.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s