Asumsi Mengenai Relasi SMI dan Suami

Tersentak. Itulah reaksiku ketika mendengar celetukan seorang teman tentang SMI, Sri Mulyani Indrawati. Dia nyeletuk, “Ah kasihan sekali ya suami SMI. Dengan istri setangguh itu, pasti dia kalah kalau di rumah. Golongan suami-suami takut istri.”

Jleek.. Sedih mendengarnya. Namun aku tidak bisa menyalahkannya. Di bangsa yang lekat dengan patriarki seperti ini, kuyakin, asumsi seperti itu juga dimiliki oleh banyak orang di luar sana.

Yap, aku memang belum berumahtangga dan masih miskin pengalaman mengenai relasi suami istri. Namun bukan berarti tak ada prinsip yang kujadikan pegangan dalam hal ini. Kupikir suami-istri itu dipasangkan untuk saling melengkapi, saling menggenapi. Jadi keberhasilan suami sesungguhnya adalah keberhasilan istri dan keberhasilan istri adalah keberhasilan suami. Terlalu utopiskah prinsip ini ? Teori belakakah prinsip ini ? Kuharap bukan, karena prinsip ini kusarikan dari rumah tangga yang dibangun bapak-ibuku maupun dari curhat teman-teman yang sudah berumahtangga.

Dengan berpegang pada prinsip itulah aku melihat bahwa ketangguhan yang ditunjukkan SMI selama ini bukan karena ketangguhan pribadinya semata, namun juga karena ketangguhan suami dalam mendukungnya, mensupportnya, membimbingnya supaya tetap kuat dan mengevaluasinya supaya tetap pada jalur benar yang mereka yakini. Hal ini terlihat sekali saat suami mendampingi SMI dalam dengar pendapat di gedung dewan. Apakah dengan meninggalkan aktivitas produktifnya untuk mendampingi istri yang akan “diadili” dewan terhormat itu menunjukkan suami kalah ? Kurasa bukan. Justru menunjukkan kalau dia adalah pemimpin sejati yang bisa menjalankan fungsi mendampingi, mendukung istri, tak hanya mengarahkan. Kehadirannya bisa jadi sumber ketenangan dan ketegaran bagi sang istri.

Jadi, apakah di balik wanita (istri) yang tangguh ada laki-laki (suami) yang kalah.. ? Semoga tidak.

2 thoughts on “Asumsi Mengenai Relasi SMI dan Suami

  1. wah, jangan salah…
    Suami Sri Mulyani sbnre seorang yg lebih hebat dr Sri Mulyani
    cuman bidange beda
    klo ndak salah dia jd direkturdan komisaris di beberapa prusahaan lho…

    cuman, klo mslh popularitas memang kalah sih..
    klo bc sejarah panjang suami-istri itu, akan tahu bhw SMI tdklah lbh “berkuasa” dr suaminya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s