Jelajah Kota Tua Bersama SHT (Surabaya Heritage Tour)

Surabaya Heritage Tour adalah tur gratis yang diberikan Museum House of Sampoerna kepada pengunjungnya dengan tujuan beberapa tempat bersejarah di Surabaya. Untuk bergabung menjadi peserta, daftarkan diri anda di TIC yang berkantor di ruang depan kafe sampoerna yang terletak di samping museum. Kalau bisa, lakukan pendaftaran ini sebelum anda mengunjungi museumnya karena berdasarkan pengalamanku, hampir semua pengunjung tertarik pada tur ini. Kalau anda tidak cepet-cepet mendaftar, dijamin kelewatan atau harus menunggu hingga jadwal pemberangkatan berikutnya (itupun kalo kuotanya masih ada, belum kalah cepet ma pengunjung lain). Bisa mesan lewat telp ga.. ? Wah, kayaknya sih ga bisa, tapi coba-coba saja, siapa tahu bisa dinego (pengalaman pribadiku dulu si bisa, karena aku mesen untuk satu orang thok..hehehe)

Dalam sehari ada 3 tur yang ditawarkan, pagi, siang dan sore, maksimal 20 peserta/perjalanan. Ada dua macam tur, dibedakan dari hari dan lama tur, yaitu

–          Tur pendek, diadakan pada hari Selasa sampai Kamis, pada pukul

  1. 10.00 – 11.30
  2. 13.00 – 14.30
  3. 15.00 – 16.30

–          Tur panjang, diadakan pada hari Jumat hingga hari Minggu, pada pukul

  1. 09.00 – 11.00
  2. 13.00 – 14.30
  3. 15.00 – 17.00

Setelah mendaftar, selain mendapat tiket, kita juga mendapat peta mengenai destinasi wisata di Surabaya, baik  destinasi untuk wisata budaya, sejarah, belanja, kuliner ataupun wisata keluarga.  Selanjutnya peserta akan berangkat

Berangkat dari terminal awal, yaitu House of Sampoerna, dengan menggunakan bis warna merah nyala, yang lebih mirip seperti trem (karena memang untuk mengenang trem yang dulu melintasi tengah kota)

bis khusus SHT yang bentuknya mirip trem

duduk bersama adek bayi (dan ibunya)

Adek yang lucu dan ceria saat berangkat dan lelap pules saat pulang 🙂

melewati bekas penjara Kalisosok yang telah dipercantik dengan mural warna-warni

Mural untuk mempercantik tembok Kalisosok yang serem

Hotel Ibis di Jalan Rajawali

lalu melewati jalan veteran, makin banyak juga gedung tuanya, lalu ke jalan pahlawan, melewati lagi tugu pahlawan dan kantor gubernur Jatim. Lalu menyusuri Jalan Gemblongan, Gubernur Suryo dan melewati gedung Grahadi.

Lupa nama gedungnya

Kata pemandu SHT, dulu gedung ini dipakai untuk dansa-dansi Noni Belanda

Taman Surya di depan Balaikota, yang di sebelah kanan tu gereja Maranatha

Balaikota, kalo tidak salah inget, dibangun dari 1923-1927

Taman Budaya Cak Durasim

Gedung Internatio yang menjadi tempat perundingan pejuang Surabaya dan Sekutu (diwakili Jend Mallaby)

3 thoughts on “Jelajah Kota Tua Bersama SHT (Surabaya Heritage Tour)

  1. datang langsung aja pak, ke House of Sampoerna, karena pemesanan lewat telp biasanya ndak dilayani. 1 bis maksimal 20 penumpang kalo ndak salah. Lebih baik bapak datang 1 jam lebih awal, biar ga keabisan quota..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s