Menjelajahi Negeri Kincir

Akhirnya, aku menemukan juga buku ini, setelah beberapa bulan mencarinya dan selalu mendapat jawaban stok lagi kosong. Hehehe, senyum lebar kuberikan pada mbak yang memberikan buku itu. “Bagus kok Mbak, ada kejutan tak terduga di bagian akhirnya..” ujarnya. Oh ya, wah jadi penasaran pengen langsung baca bagian belakangnya ni.. batinku. Ah, mbaknya bikin kebiasaan jelek membaca dari belakangku kumat lagi. 😦

Gambar dicopas dari http://i137.photobucket.com/albums/q213/jody2006_bucket/NegeriVan.jpg Kupikir tadinya dia catatan perjalanan, tapi dugaanku salah. Ini adalah catatan aktivitas 4 mahasiswa Indonesia yang mengambil studi pascasarjana di Belanda, yang dileburkan ke dalam 5 tokoh fiksi. Meskipun berbeda latar belakang sosial, budaya dan ekonomi maupun latar belakang pendidikan yang tengah ditekuni, namun kelimanya tetap bisa menyatu dalam jalinan persahabatan. Maklum, sama-sama orang Indonesia. Meskipun mereka tidak mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang lokal (Belanda), namun bergaul dengan teman setanah air dan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar tentu kebutuhanyang tak bisa dihindarkan.

Membaca buku ini mengingatkanku kembali pada tugas makalahku saat pelajaran geografi SMA dulu. Saat itu, aku memilih kebudayaan negeri Belanda sebagai pokok bahasan. Hahaha, bernostalgia lagi deh dengan nama-nama kota Leiden, Rotterdam, museum van Gogh, makanan khas Belanda, dan lain-lain.

Lebih jauh, buku ini juga mengingatkan bahwa menjadi pelajar di luar negeri memang prestius, namun juga disertai kerja keras. Ketekunan jelaslah syarat utama ! Hiks, jadi mikir lagi buat nerusin sekolah keluar bis terbiasa nyantai sih selama di Bali.. 😦

Oh ya, jadi terinspirasi juga buat membekali anak-anakku nanti dengan kemampuan menari daerah. Bekal banget tu buat keluar negeri. Bisa jadi tambahan poin buat lolos ples jadi modal buat nyari tambahan penghasilan juga saat di luar. Hehehe, terinspirasi ma sosok Lintang banget ni.. ples pengalaman adikku juga. Pas dia lolos ke kompetisi ilmiah di LA, dia menampilkan tari Bali yang mengundang decak kagum dari undangan yang hadir. Tuh kan, jadi bekal buat promosiin negara kita, biar ga berita-berita jelek mulu yang mereka dapatkan tentang Indonesia.

Satu yang kusuka dari buku ini, adalah note-note tambahan yang mereka sertakan dalam setiap babnya. Mmmh, benar-benar berguna buat yang mo tinggal dan studi di sana tuh.. 😉 Sementara yang ga kusuka dari buku ini adalah aktivitas merokok para pelakunya. Arggghhh, perokok aktif ada di mana-mana !

** ketika membaca halaman awal buku ini, aku sempat protes, penulisnya kan cuma 4, kok di cover depannya dibilang 5 mahasiswa. Hehehe, pas dah masuk chapter 2, baru deh.. ngeh..hehehe, dasar ga sabaran..!

Iklan

4 thoughts on “Menjelajahi Negeri Kincir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s