Si Cantik Maya..

Tersembunyi dalam balutan gaun hitam
Dalam malam temaram, dihiasi bulatnya bulan yang sempurna tiada muram..
Si cantik pun tersenyum dengan manisnya..
Mengenalkan diri sebagai campuran Cina, Kalimantan dan Madura
Yang terpesona pada irama pulau dewa
Sejak lima tahun yang telah sirna..

Si cantik pun menghilang tak berapa lama
Ketika sepasang pemuda mulai menghanyutkan suasana dengan kelincahan fisiknya
Membawakan kisah harmonisasi “lanang- wadon”
Yang telah menjadi jawara di negeri Sakura..

Tarian modern-klasik Lanang-Wadon. Dokumen pribadi Dewi

Akhirnya, si cantik keluar lagi dengan anggunnya..
Berkebaya putih dan berselendang kuning..
Tersenyum penuh pesona..

Jemari lentik pun mulai memetik
Dan harpa merah pun mengalun merdu
Mengiringi tabuhan jegog yang dipukul lirih, kadang lembut, kadang cepat penuh semangat..

Si cantik pun tersenyum manis pada sang komposer..
Degup asa ada dalam dadanya..
Bahwa malam ini akan selalu dikenang massa
Hingga bisa menginspirasi pemuda
Untuk selalu cinta budaya bangsa, Indonesia..

Kolaborasi bersama mahasiswa Nyoman Winda- ISI

*Mengenang kolaborasi Maya Hasan-Nyoman Winda dalam 6 komposisi “Mebraya” Progressive Jazz Gamelan Fusion ‘Penggak Men Mersi’ dalam rangka Pentas Kesenian Bali XXXII di panggung terbuka Arda Chandra, Art center Denpasar, 27 Juni 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s