please don’t hurt them..

Jadi makin resah malam ini setelah melihat tayangan tv one tentang Rizki, anak kecil yang dilukai oleh ibu kandungnya dan seorang bayi berumur 2 minggu yang dibunuh ibunya (diduga karena sindrom baby blues). Beberapa waktu lalu saat pulang di Pati, aku juga diresahkan dengan maraknya penculikan yang disertai pembunuhan terhadap anak, karena jeroannya akan diperdagangkan. Hiks, ini adalah beberapa dari sekian banyaknya berita kekerasan terhadap anak yang menghiasi media di Indonesia belakangan ini.

Jadi merasa susah untuk membesarkan anak di negeri ini karena ancaman kekerasan dan pelecehan terhadap anak makin meningkat dan beragam polanya. Aku ga mau menyalahkan siapa-siapa, karena ga tahu kondisi mereka sebenarnya seperti apa. Tapi kalo sekedar pengen nggerundel aja boleh kan ya.. Menurutku, Allah mengamanahkan anak pada kita karena yakin dengan kemampuan kita menjaga amanah tersebut. Jadi, meski pun banyak kesulitan kita alami, terutama kesulitan ekonomi, jangan cepat putus asa dan meragukan kemampuan diri sendiri untuk merawat amanah tersebut menjadi sebaik-baiknya makhluk.. Jangan lekas putus asa.. Dibandingkan mereka yang harus mengorbankan banyak uang untuk bisa memperoleh keturunan setelah sekian tahun tak juga dikarunia-Nya, maka posisi bapak-ibu yang telah dikaruniai anak sungguhlah beruntung. Maka memelihara dan membesarkan anak merupakan salah satu wujud dari syukur itu.

Jadi, di balik semua kesulitan ekonomi yang (mungkin) menjadi latar belakang bapak-ibu memperkerjakan anak mereka pada usia sekecil itu di bidang-bidang yang seharusnya dilakukan manusia dewasa, di balik kesulitan ekonomi yang mendorong munculnya depresi hingga anak-anak dengan mudahnya dijadikan objek kekerasan, saya yakin, masih ada alternatif lain yang masih bisa diusahakan sebelum memaksa mereka menjalani apa yang belum pantas dijalaninya. Jangan lekas putus asa.. Saya yakin kita adalah orang-orang terpilih untuk menuntaskan tanggung jawab sebagai ortu dengan cara terbaik !


Sumber gambar terakhir di sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s