Karpet Masjid yang Bikin Gatal Hidungku..

Bagaimana cara anda menilai sebuah masjid, dari kemegahannya, dari fasilitas yang disediakannya, atau dari banyaknya kegiatan yang terselenggara di dalamnya ?

Kalau bagiku, bagus tidaknya masjid itu tergantung dari kebersihannya. Ada empat indikatornya, yaitu kebersihan toilet, tempat wudhu, alat shalat dan kebersihan lantainya.

Aku selalu jijik kalo toilet dan tempat wudhu mushola/masjid jorok, lantainya licin karena banyak lumutnya (tanda jarang disikat), saluran pembuangannya mampet, bau toiletnya pesing dan banyak kotoran di pojokannya karena minimnya tempat sampah. Aku juga ga nyaman kalo mukenanya penuh noda, banyak bercak jamurnya di sekitar lingkar muka. Idiih, pasti bikin gatel deh..

Terakhir soal lantai, aku punya cerita sendiri. Aku tu paling ndak suka masjid yang ada karpetnya, baik yang polos maupun yang menyerupai sajadah. Mengapa ? karena dapat dipastikan bahwa karpetnya jarang disedot atau jarang dibersihkan dengan sapu lidi. Walhasil, ini adalah siksaan banget buat yang alergian debu kayak aku !!

Jadi teringat saat kemarin shalat di sebuah masjid tanpa membawa sajadah, hanya memanfaatkan karpet yang ada. Rasa tidak nyaman segera menyeruak. Secara kasat mata banyak kotoran yang menempel di sana. Setiap sujud, hidung ini pun terasa gatal adanya dan aku pun ga berhenti-henti bersin karenanya. Parahnya, badanku juga gatal (tambah curiga, jangan-jangan saking kotornya, ada kutu di karpetnya).

Hufp, bener-bener siksaan. Ga lagi-lagi deh shalat di sana tanpa bekal sajadah..!

Hmm, kenapa si masjid-masjid itu ga masang tiker aja atau sekalian saja ga usah memasang alas, tapi sediain aja sajadah lepasan yang lebih mudah dibersihkan dengan sekali kibas. Sepertinya secara dana lebih irit dan lebih mudah pemeliharaannya. Dan ramah bagi yang alergian debu kayak aku. Ya kan.. ?

Ya kalau pun maksa pengen masang karpet (karena ada dana buat itu), ya sediain juga dunkz vacuum cleaner atau sapu lidi buat pembersihnya. Terakhir, pastikan juga takmirnya rajin ngebersihin tu karpet. Jangan sampai karpet yang harusnya jadi fasilitas buat shalat malah jadi indikator jorok atau tidaknya masjid itu dan jadi alat buat mengeliminir aku yang alergian ini buat ga shalat di masjid itu (hihihii, banyak amat nuntutnya Wi..)

Last, kebersihan adalah sebagian dari iman. Dan sudah selayaknya jika dimulai dari tempat yang digunakan untuk “ngobrol” dengan Allah kan..?

*curhat dari seorang yang bermasalah dengan debu.

2 thoughts on “Karpet Masjid yang Bikin Gatal Hidungku..

  1. Kalau sudah jorok begitu mesjid, apa ada kewajiban kita sholat harus ke mesjid kalau kebetulan tidak ada mesjid yang dekat lagi? tolong Bpk2 Ulama beritahu saya, dong. Tksh

  2. Maksud sy, apa tidak lebih baik sholat di rumah sj? karena di rumah lebih terjamin kebersihannya (daripada mesjid yang jorok itu), tiap hari lantai dipel, tiap minggu sajadah dicuci dan kebetulan sy tidak punya anak kecil lagi yang buang air besar/kecil di lantai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s