Komitmen di Bulan Kemerdekaan

Agustus hampir berlalu dan aku pun hampir terlupa bahwa pada bulan inilah kemerdekaan bangsa ini teraih. Secara umum, aku tak melihat sambutan yang antusias dari masyarakat untuk memperingatinya. Alasannya, karena sekarang lagi bulan puasa. Hmm, bukannya konon dulu katanya proklamasi kemerdekaan kita juga bertepatan bulan puasa ya..

Ah, entahlah. Buat apa juga aku meributkannya. Toh, secara pribadi aku juga tak melakukan apa pun untuk menyelami makna peraihan kemerdekaan bangsa itu. Padahal pada bulan ini aku mendapat kado dari negara ini, yaitu kesempatan “ngudi kawruh” kembali di almamater tercinta dengan beasiswa dari anggaran negara.

Hmm, sebuah berkah dan beban tentunya. Menempuh pendidikan dengan anggaran negara. Secara moral ini mengikatku. Memacu diriku untuk melakukan yang terbaik dalam menjalaninya. Berharap dengan pendidikan yang akan kutempuh nanti, aku bisa memberikan kontribusi yang lebih besar bagi bangsa ini. Amien..amien..amien.

Sementara, baru komitmen inilah yang bisa kupersembahkan buat ultah kemerdekaan bangsa ini. Selanjutnya, akan dipikirkan kemudian😉

*mengumpulkan remah-remah energi positif, semangat dan komitmen, setelah tergerus “rutinitas ketidakproduktifan” selama 4 tahun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s