Amblas itu Tidak Sama dengan Ambles, BEDA..!

Copas dari http://berkahlangkah.com/hot-topik/jalan-re-martadinata-amblas-di-jakarta-utara.php

Anda yang sering menonton berita tentang jalan RE. Martadinata menyadarinya ga..? Di awal-awal pemberitaan, wartawan TV sering sekali menyatakan bahwa jalan ini amblas bukan ambles. Tak hanya secara lisan, namun kekeliruan ini pun tercantum dalam running text-nya. Beberapa media online juga melaporkannya dengan kata amblas, seperti yang tercantum di gambar di samping. Hadowh, ngelus dada lagi. Lagi-lagi, bahasa “dirusak” oleh media.

Ambles dan amblas mulanya adalah kata yang diserap dari bahasa Jawa. Ambles berarti permukaan yang menurun ke bawah atau ke dalam tanah karena adanya tekanan, baik karena pengaruh alam maupun buatan, sedangkan amblas berarti musnah, hilang melenyap tanpa bekas.

Nah, dalam konteks ini, fisik jalan terlihat menurun hingga patah, reruntuhan fisiknya pun masih bisa dilihat dengan jelas, bukan hilang tanpa bekas, jadi penggunaan kata amblas jelas-jelas tidak tepat. Huffp.. Jika berargumentasi bahwa itu terjadi karena e pepet dalam bahasa Indonesia tidak ada, sehingga diganti dengan a.. hadowh, ya lihat-lihat dulu dong, apakah penggantian itu justru mengarah pada kata lain yang bermakna lain atau ga.. Dalam kasus ini, ambles bermakna beda dengan amblas, tidak seperti kata melaksanaken (ujaran yang akrab didengar zaman Orba dulu) yang layak diubah jadi melaksanakan.

Iklan

2 thoughts on “Amblas itu Tidak Sama dengan Ambles, BEDA..!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s