Pulau Kelor dan Cipir

Sementara foto-fotonya dulu, narasi nyusul.. 🙂

Inilah foto pulau Kelor dari kejauhan. Luasnya tak seberapa, mungkin karena itulah diberi nama kelor (kesimpulan asal dariku). Sama sekali tak dihuni manusia. Cantik pulaunya, sayang banyak sampahnya.

 

Pulau Kelor dari kejauhan. Foto dok pribadi

 

 

Benteng Mortello di Pulau Kelor. Foto dok pribadi Dewi

 

Dan inilah pulau Cipir yang berasal dari kata sipir (karena pulau ini adalah penjara bagi kriminil tempo dulu). Penamaan yang meleset dari kata sipir menjadi cipir ini memang terkesan aneh. Kan selama ini kita menyerap kata c menjadi s (merujuk kata police yang kita serap jadi polisi..), tapi ini kok s kita serap jadi c ya..  “Au’ ah gelap, Indonesia kan emang negeri aneh,” seloroh seorang teman. Hehehe..

 

Pulau Cipir dari Kejauhan. Foto koleksi Mb Rina

 

Dan inilah puing-puing penjara itu.

 

Puing-puing Penjara. Foto dok pribadi Dewi

 

Persamaan dari kedua pulau ini adalah banyaknya kucing liar. Entah bagaimana kucing bisa sampai di pulau yang tak berpenghuni ini. Yang jelas, di Pulau Kelor jumlah mereka lumayan banyak.

 

Meskipun liar, bulu-bulunya halus. Foto dok pribadi Mb Rina

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s