Jajanan Pasar yang Bikin Lapar..

Kemarin petang, ketika berjalan-jalan dengan teman kuliah, aku menemukan sebuah lapak kaki lima di jalan Sudirman Bogor yang menawarkan jajanan pasar. Ah, betapa senangnya.. bisa menikmati kembali makanan yang dulu membuatku tak sabar menanti kedatangan ibu dari pasar.

Dari sekian jajanan pasar, yang paling kusuka adalah putu mayang, cethot, gethuk, bubur mutiara dan gempol plered. Tiada bandingannya, bahkan jajanan pasar periode berikutnya, semacam kroket, pastel pun tidak bisa mengalahkan kenikmatannya.

Foto dok.pribadi

Jika zaman dulu, kita cukup membayar Rp 200,00 per bungkus putu mayang (isinya 3-5 putu), maka kini harganya Rp 1000 per satuan putu ( 5 putu di samping berarti Rp 5000). Hehehe, peningkatan harga yang cukup signifikan ya.. Jika dulu putu mayang cukup ditaburi parutan kelapa, maka sekarang dituangi cairan gula jawa. Jika dulu cukup dibungkus daun pisang yang mudah diuraikan tanah, maka kini dibungkus plastik kemasan yang tahan tak tahu sampai kapan.

Hmm, dari sekian banyak jajanan pasar tradisional, mana yang paling anda suka..?

4 thoughts on “Jajanan Pasar yang Bikin Lapar..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s