Padat Karya

Padat karya.. itulah yang langsung terpikir ketika tiba di GBK yang masih kotor ga karuan setelah berhari-hari berselang dari perhelatan piala AFF. Mengapa pihak pengelola tak mau mempergunakan sedikit uang yang didapatkannya dari penjualan tiket kemarin untuk memperkerjakan mereka yang “keluyuran” di jalan untuk membersihkan stadion itu. Setidaknya sehari saja memperkerjakan mereka, misalnya dengan bayaran Rp 50.000,- , untuk 200-500 pekerja, kupikir bukan sebuah investasi yang mahal. Hasilnya, stadion yang bersih dan layak dibanggakan untuk sebuah penyelenggaraan kompetisi internasional.. Hasil lainnya, lebih banyak wong cilik yang kecipratan rezeki dari perhelatan kemarin..

Gambar dokumen pribadi

Gambar dok. pribadi. Sampah yang mudah ditemui di semua sudut GBK.

Tapi di luar semuanya, kupikir sudah saatnya suporter Indonesia yang katanya sudah mulai dewasa dengan tak mau rusuh lagi itu mulai meningkatkan kedewasaannya dalam berinteraksi dengan lingkungan alam. Sudah saatnya.. kita membuang sampah pada tempatnya.. 😉

2 thoughts on “Padat Karya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s