Hujan mengingatkanku..

Hujan, apakah yang kau ingat ketika rinai air itu tercurah dari langit.. membasahi tanah yang kering berdebu.. dan membuat kodok-kodok di sawah tak malu untuk menyanyikan sebuah lagu..

 

Hujan mengingatkanku pada kekasih hatiku.. itulah ujarmu. Hujan memberiku kesempatan melepaskan kepenatan dengan menghirup wanginya teh dan memandang rinainya di kejauhan.. mungkin itu juga ujarmu.

**
Hujan itu mengguyur wajahku, begitu keras hingga meninggalkan nyeri di sana. Rinainya yang deras membuat pandanganku semakin tak awas. Sisa perjalanan yang tinggal 20 km terasa memanjang bagaikan beratus km rasanya. Arrgggh, mengapa harus kembali ke tempat penelitian di saat cuaca yang tak menentu. Arrgggh, mengapa tak peduli pada nasehat ibu untuk mengurungkan keberangkatan.. Arrrggghhh, sejumlah mengapa tiba-tiba menyesak di dada..

Lalu dari balik hujan, tiba-tiba muncullah bayangan.. Sesosok lelaki yang pelan menekan gas di setang. Menembus hujan untuk sebuah tujuan. Berjumpa dengan anak didiknya dan bertemu dengan keluarga terkasihnya.

Tiba-tiba, air mata mengucur dengan derasnya. Bukan karena nyeri muka yang tersiram hujan, juga bukan karena penyesalan.. tapi karena malu.. Membayangkan beginilah perjalanan yang harus ditempuh oleh seorang lelaki setiap hari, selama hampir separoh hidupnya. Kadang panas, kadang hujan, kadang sehat kadang sakit. Namun tak pernah ada sesal terlontar dari mulutnya.

**
Untuk menjawab pertanyaan seorang teman, apa yang bisa kuingat dari hujan.. Hujan mengingatkanku pada ayahku..

4 thoughts on “Hujan mengingatkanku..

  1. Jauh terbentang debu yg berterbangan,
    Menghiasi indahnya kelopak sang bunga,
    Ketika hati hanya sanggup bicara dalam angan,
    Dimanakah cinta suciku berada,..

    Hujan datang dan pergi sesuka hati,
    Debu pun menari seolah dunia miliknya,
    Sesungguhnya cinta suci ada distiap sanubari,
    Kalau pun blum beruntung mungkin Tuhan berkehendak berbeda,,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s