Satu Hari Bersama Burung..

Hari ini aku dan teman-teman pergi ke sebuah penangkaran burung di daerah Ciluar, Bogor. Penangkaran ini terletak di sebelah kanan jalan. Tidak persis di pinggir jalan, namun masuk jauh ke dalam. Beberapa ratus meter dari pasar Ciluar, ada sebuah gang yang ada di sebelah kanan jalan. Tampak ada turunan curam di mulut gang tersebut, masuk saja ke sana dan ikuti jalan aspal, tanyakan saja pada penduduk sekitar, dimana letak penangkaran MBF (Megananda Bird Farm).

Usaha penangkaran ini dilakukan oleh Pak Supriyanto sejak tahun 1996. Membiakkan beraneka ragam burung, baik jenis asli Indonesia yang langka dilindungi maupun jenis introduksi yang eksotik dari luar negeri.

Beberapa jenis asli Indonesia yang dilindungi dan ditangkarkan di tempat ini antara lain adalah jalak Bali, merak dan kakatua.

Mambruk. Kata temen, kalau di Indonesia, jenisnya ada 2 bisa dibedakan dari jambulnya. Foto dokumen pribadi Dewi

Jenis-jenis yang langka ini harga jualnya sangat tinggi. Sepasang anakan jalak Bali biasanya dibeli dengan harga Rp. 10.000.000. Menurut pengelolanya, jenis langka yang mereka tangkarkan sudah laku dipesan, bahkan sejak ditetaskan.

Bahkan yang baru menetas, sudah ada yang memesan. Foto dokumen pribadi Dewi

Selain menangkarkan burung yang penampakannya indah, MBF juga menangkarkan burung yang bersuara merdu, semacam beo nias, cucakrawa, ciblek, murai, dsb. Selain itu, juga menangkarkan jenis-jenis eksotik dari luar negeri.

Jenis eksotik dari Afrika. Foto dokumen pribadi Dewi

Belibis migran dari Cina. Foto dokumen pribadi Dewi

Lupa namanya, lovebird atau apa gitu.. Foto dokumen pribadi Dewi

Tak hanya menangkarkan burung, tapi juga unggas, bahkan mamalia.

Lupa namanya. Foto dokumen pribadi Dewi

Tupai atau bajing (beda) albino. Selain putih ada juga yang cokelat seperti ini. Foto dokumen pribadi Dewi

Yang mengalami kelainan genetik semacam di atas, harganya justru lebih tinggi.

Diperbanyak dengan cara alami, ditetaskan oleh induknya maupun ditetaskan dalam kotak pemanas.

Telur merak akan menetas asal suhu rata-ratanya 40 C. Foto dokumen pribadi Dewi

Macam-macam telur lagi dierami lampu 🙂 Foto dokumen pribadi Dewi

Meskipun habitatnya diseragamkan, namun sarangnya disesuaikan dengan kebutuhan alaminya.

Bukan emplang kacang, tapi sarang buatan. Foto dokumen pribadi Dewi

Tak hanya multivitamin kimia yang diberikan, namun  juga multivitamin alami.

Diberi rajangan daun pepaya, tauge dan jagung sehari sekali pada sore hari. Foto dokumen pribadi Dewi

3 thoughts on “Satu Hari Bersama Burung..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s