Sewot

Kemarin saat menonton pertandingan bola Indonesia-Turkmenistan, ibu dan bapakku nggerundel. “Lha itu lagi hujan apa ya.. ko lapangannya tampak remang-remang gitu..” Aku yang sebelumnya sempat melihat beberapa suporter yang kesorot TV sedang bakar-bakar di tribun suporter pun menyahut,”Bukan hujan, tapi asap kayaknya..” Sahut  ibuku, “Walah, kayak pertunjukan musik saja, ada asapnya segala..” Hehehe, aku hanya nyengir saja.

Beberapa saat kemudian tayangan suporter yang bakar membakar itu terlihat lagi. Sahut bapak, “Hmm, bukan Indonesia memang kalau suporternya ndak nganeh-anehi. Tapi mbok yao bakar-bakarnya ntar aja setelah menang, bukan di awal pertandingan. Asapnya itu lho, ngeganggu banget.” Untuk yang itu,  aku sepakat. Maaf ya mas-mas yang suka bakar-bakar di GBK, mbok yao sampeyan berempati. Meskipun kami ndak bisa datang langsung di stadion, kami kan tetap suporter timnas juga.. Jadi boleh donk, kami nonton dengan jelas tanpa gangguan dari asap sampeyan.. 😉

3 thoughts on “Sewot

  1. Daripada bakar stadion mendingan bakar ayam, bakar kambing guling, atau barbeque-an gitu. Kan kenyang tuh. Hehehe… Kemarin saya nggak boleh nonton pertandingan Indonesia VS Turkmenistan sih jadi nggak tau ceritanya.

    Salam kenal. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s