3rd Day Tandem: Oslo dan Sendratari Ramayana

Hari ketiga, kami menuju ke Solo melewati Salatiga. Sepanjang perjalanan aku selalu melihat ke kanan, karena di sanalah Merapi tampak di kejauhan. Rawa Pening juga tampak ketika kami melewati Sungai Tuntang. Sayang, pemandangannya ndak sempat kuabadikan.

Jelang tengah hari, kami sudah di Solo. Kami memutuskan berhenti di Kampung Batik Laweyan yang kebetulan terlewati oleh BTS (Batik Trans Solo) yang kami naiki.

Foto koleksi pribadi

Pergola di gang, yang mempercantik dan meneduhkan. Foto koleksi pribadi Dewi

Rumah-rumah yang dijadikan galeri batik. Foto dokumen pribadi Dewi

Kami juga menyempatkan shalat Dhuhur di masjid Laweyan. Arsitekturnya, baik interior maupun posteriornya klasik, mempertahankan ciri khas mesjid Jawa masa lalu (ndak seperti masjid- masjid sekarang yang meniru arsitektur mesjid di Arab dengan kubah yang besar-besar).  Hijabnya berupa kayu, ndak kain-kain seperti yang sering kita lihat sekarang. Bahkan mukena yang disediakan untuk jamaah putrinya pun masih “langsungan”, berbahan mori putih, ndak mukena potongan masa sekarang yang berbahan dan berwarna macam-macam.

Untuk selanjutnya, masjid-masjid dengan arsitektur kuno  seperti ini masih bisa ditemui tak hanya di kota ini, namun juga di Yogyakarta.

Interior Masjid Laweyan

Setelah makan di sebuah warung, kami pun melanjutkan perjalanan ke Museum Batik Danarhadi yang ada Jalan Slamet Riyadi. Museum ini dikelola oleh swasta, tepatnya oleh perusahaan batik Danarhadi. Museumnya tertata rapi dan bagus. Sayang ndak boleh ngambil foto selama di museumnya. Jadi foto yang ada di sini adalah hasil googlingan 🙂

Gambar hasil googlingan

Sudah sore, maka kamipun beranjak ke Jogja. Malam itu kami ingin menyaksikan sendratari Ramayana yang dipertunjukkan di seberang Kali Opak Prambanan. Untuk bisa menikmatinya, ada 3 kelas tiket masuk yang ditawarkan: festival (Rp 75.000,-), kelas I (Rp 150.000,-) dan VIP (Rp 250.000,-). Malam itu, kami memilih yang middle class 🙂

Foto dokumen pribadi

Gambar dari jepretan dan kamera Fifit

bersambung nanti.. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s