Sementara..

“Cobalah beri hape baru yang cuma 200 ribuan itu. At least sementara, sampe hape incaranmu itu berhasil kamu beli..” demikianlah saran seorang teman di suatu sore, saat aku mengeluhkan kinerja hapeku  yang makin parah.

Sebuah saran yang kompromis, praktis, masuk akal dan terdengar empatis untuk seorang mahasiswa cekak modal sepertiku. Namun setelah kupertimbangkan, membeli hape sementara (dengan harga yang cukup murah), bukanlah solusi. Justru mengarahkanku jadi lebih konsumtif. Karena ndak kuinginkan dan sifatnya hanya sementara, tetap saja nanti aku harus membeli hape lagi (yang sesuai incaran, memenuhi kebutuhan blogging, sosial media, dll). Nah, bukannya ngirit, tapi jadi dua kali membeli tho.. Belum lagi kebutuhan pulsa untuk keduanya. Hadewh..

Tapi kan hapemu jadi banyak Wi.. Tapi ya buat apa.. Biar tampak kaya.. ? Idiiih, ada juga bikin deg-degan, takut ilang. Lha hape satu aja kadang ga keurus, suka ketinggalan di mana-mana.. Apalagi kalau dua..! Belum lagi masalah sampahnya. Bangkai hape di dunia ini saja sudah bertumpuk-tumpuk ndak smuanya terdaur ulang, masak aku harus menambahnya lagi..

Ayolah, hidup ini sementara, cuma sebentar saja. Jadi footprints yang ditinggalkan juga seperlunya saja 🙂

Kesimpulan: nabung dulu, nahan hasrat serta pinter-pinter ngatur batere 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s