Timbunan Recehan..

Hari ini berkunjung ke rumah teman. Dan lagi, aku melihat recehan yang bertumpuk di sebuah stoples. “Duuuh, recehan ko ya disimpen si.. Mbok ya disedekahin..” ujarku lugas. Dan si teman pun menjawab dengan bercanda, “Iyee, kan mau dituker dengan emas..”

Meskipun sudah permisi keluar, hati ini masih mongkok, mangkel dengan timbunan recehan itu. Makin mongkok lagi setelah mengingat, ini adalah rumah kedua teman yang menimbun recehan di salah satu sudutnya.

Karena masih terus nggerundel sampai beberapa waktu kemudian, sudut hati yang lain pun mengingatkan, “Duh, ga usah suudzan Wi, sapa tahu recehnya disimpen karena yang gedenya sudah disumbangin. Mang smua orang kayak kamu, sukanya ngasih yang receh-receh aja..” Plakk.. tertampar lagi saya.. 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s