Mahalnya Arum Manis..

“Huu, hari ni aku terjebak..” curhat temanku sepulang dari supermarket. “Mosok aku beli dua buah mangga arum manis dengan harga 30 ribu rupiah. ”

“Lha kok sampeyan mau. Kenapa ndak dikembalikan saja.” kataku.

” Habis aku sadarnya pas nyampe di kasir, pas tu belanjaan dihitung. Kalau dikembalikan kan repot..” ujarnya. “Salahku juga sih, harusnya aku dah curiga pas ada mbak-mbak lain yang mengembalikan mangga itu ke kotaknya setelah ditimbang dan diberi harga. Kupikir itu karena dia merasa ndah butuh, bukan karena harganya yang mahal. Jadi ya aku ndak ngecek harganya setelah ditimbang. Langsung aja kubawa ke kasir..”

“Padahal sekarang kan lagi musim mangga ya Mbak. Pedagang kaki lima aja berani jual 5000an/kg. Besar-besar dan manis pula. Masak supermarket bisa masang harga setinggi itu..” tanyaku.

“Mosok sengaja dibikin lebih mahal daripada buah impor supaya konsumen lebih memilih buah impor ?” selorohnya.
Duuh, kalau ini sampai terjadi, sedih juga ya. Mosok retailer yang beroperasi di dalam negeri malah mendukung produk impor daripada produk domestik. Halah..Halah.. Kalau begini caranya, kapan produk domestik jadi raja di negeri sendiri ?

*Untung, perutku hanya terbiasa makan yang lokal.. Yah, setidaknya ikut mendukung produk dalam negerilah.. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s