ndak perlu macam-macam..

Beberapa hari tinggal di Jember dan Banyuwangi ini mengajariku : kita ndak membutuhkan gaya hidup ala masyarakat menengah perkotaan Indonesia untuk bisa menikmati hidup.

Masyarakat Jember yang kutemui akhir-akhir ini adalah mereka yang menghabiskan waktunya untuk bekerja di sawah dan tegalan pada pagi hingga siang hari, kemudian melanjutkannya dengan beternak pada sore hari dan menghabiskan malamnya dengan ngobrol dengan anggota keluarga dan istirahat. Begitulah kehidupan mereka sehari-hari.

Tidakkah mereka jenuh dengan ritme hidup yang begitu-begitu saja ? Ndak, kata mereka. Apakah mereka merasa apa yang didapatkannya sudah memenuhi kebutuhannya ? Ya, semuanya sudah cukup asal anaknya sudah mendapatkan pendidikan yang memadai. Apakah mereka merasa perlu memiliki barang-barang yang dimiliki orang kota, seperti kendaraan pribadi, gadget yang canggih.. ? Ndak perlu. Bagi mereka, alat-alat itu hanya merumitkan hidup saja. Toh dengan peralatan hidup seadanya saja mereka sudah bisa hidup sehat dan sejahtera.

Alangkah enaknya jika bisa hidup seperti mereka. Merasa cukup dengan apa yang dimiliki, ndak memperumit hidup dengan barang-barang yang menurut kita untuk kepraktisan (padahal ujung-ujungnya hanya merepotkan dan menambah kerumitan). Urip ki mung mampir ngombe.. kalau haus sudah terobati dengan air putih gratis, ngapain pula minum anggur yang justru membuat kita harus keluar uang dan waktu lebih untuk menghilangkan pusing kepala yang diakibatkan dari meminum anggur itu. Lalu sumberdaya yang tersisa buat apa..? Ya dihabiskan untuk membagi air putih pada siapa pun yang kehausan dunkz..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s