Jangan singkil..

Daun singkil. Foto dokumen pribadi

Ini adalah sayur favoritku. Dibuat dari irisan daun singkil muda, cabe merah dan rawit, bawang merah, bawang putih, laos dan tomat. Biar lebih sedap, ditambahkan irisan tempe dan udang yang telah dibuang kepala dan ekornya. Semuanya direbus. Irisan daun singkil muda dimasukkan paling akhir, beberapa saat sebelum sayur mendidih. Meski rasa daunnya agak pahit, namun rasane, weish.. wuenak tenan.. ! Ga kalah seger dengan sayur asem.. šŸ˜‰

Ada yang penasaran gimana wujudnya singkil..? Fisiknya berupa pohon. Hanya tumbuh di tempat yang lembab. Kalau di tempatku sih ditanam dekat peceran, tampungan comberan. Daunnya berbau khas, segar. Pinggiran daunnya bergerigi. Daunnya tipis dan berwarna hijau muda mengkilat saat muda. Seiring umur, warnanya akan menua dan tidak terlalu mengkilat. Kemarin, saat ke Halmahera Timur, daun ini banyak kujumpai. Sayang, di sana justru ndak dimanfaatkan,Ā  tumbuh liar di kebun-kebun yang tak terawat.

Singkil dalam ukuran masih perdu di sebuah kebun di Halmahera Timur

*kubaca di koran suara merdeka, kepala udang adalah bagian yang harus dibuang sebelum dimasak karena bagian inilah yang menyerap banyak racun saat masih berada di perairan. So, jangan biasakan makan kepala udang ya, buang saja.. šŸ˜‰

Iklan

4 thoughts on “Jangan singkil..

  1. mbak Dewi kami sekeluarga juga penggila pucuk singkil.di samping rumah kami tumbuh pohon singkil, yang tadinya kami bawa dari samarinda kaltim. kami biasa masak pucuk singkil dengan santan dicampur dengan ikap asap. Hmmmm rasanya uenak tenan.
    dipedalaman kalimantan, konon orang dayak mengolah sayur pucuk singkil untuk ibu yang baru melahirkan. daun ini dipercaya dapat membersihkan darah dan memulihkan tubuh yang baru melahirkan.
    apakah mbak Dewi punya info khasiat pucuk singkil yang lain?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s