Wayang Orang untuk Sambut Tahun Baru yang Datang..

-sebuah postingan telat-

Makan bareng dan bakar-bakaran.. sudah bosan. Diam ndak ada kegiatan sudah keseringan. Duuh, ngapain ya.. Itulah grundelan jelang pergantian tahun. Setelah diskusi dengan teman, membuka laman daring untuk mencari-cari ide, akhirnya pilihan pun jatuh pada : pertunjukan wayang orang Bharata. Kebetulan malam tahun baru jatuh pada hari Sabtu, pas dengan waktu biasanya grup wayang orang Bharata menggelar pertunjukan. Apalagi khusus untuk malam itu, mereka berkolaborasi dengan grup wayang orang Ngesti Pandawa Semarang, grup wayang legendaris yang sering kutonton bersama Bapak dan Ibu. Weih, tentu layak ditonton nih..

“Tapi itu malam minggu, pergantian tahun pula. Tempat pertunjukannya di Senen, beberapa km dari Monas. Pasti macet total tuh..” seorang teman mengingatkan. Duh, terancam gagal dunkz ni rencana. Namun ketika membaca koran: KAI berencana untuk mengoperasikan KRL Jakarta-Bogor hingga pukul 01.00 tanggal 1 Januari 2012, ketakutan akan kemacetan saat pulang pun sirna. Ndak ada yang perlu dikhawatirkan lagi, transportasi pulang yang bebas macet sudah tersedia. Jadi, nonton wayang orang bisa terlaksana.

Setelah lama menanti trans Jakarta di stasiun Gambir dan lama pula untuk mengantri turun dari halte trans Jakarta (yang dijejali ribuan orang), akhirnya sampai juga aku di gedung pertunjukannya. Pyuuuh, perjuangan juga !

Ternyata, pertunjukan dimulai agak mundur dari jadwal sehingga aku pun sempat mencoba ketoprak yang dijual di emperan gedung. Hehehe, lumayan buat pengganjal perut biar ndak masuk angin. Apalagi harganya terjangkau kantong 😀 Setelah kenyang, barulah aku  masuk ke dalam gedung.

Setelah masuk gedung dan membayar tiket, aku diantar oleh penerima tamu menuju ke bangku yang tertera di tiket. Tak lupa pula, aku diberi beberapa carik kertas yang berisi sinopsis cerita dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris. (So don’t worry buat yang ga bisa ngerti bahasa Jawa. Kalian masih bisa mengerti dan memahami kisahnya kok kalau menonton pertunjukan ini. Selain itu, panggungnya juga telah dilengkapi dengan running text yang menceritakan setiap adegan dalam bahasa Indonesia. Jadi sekali lagi, tenang saja.. ;))

panggung disertai running text berbahasa Indonesia. Jadi yang ndak bisa bahasa Jawa ndak perlu khawatir.

Setelah prolog, dua tarian pembuka pun dipersembahkan.

tari Lenggang Nyai, bukan tarian Jawa, tapi tarian Betawi, dibawakan oleh putri-putri, anak-anak hingga remaja

setelah itu, tarian Tlenjeng, tari pergaulan remaja, namun kali ini dibawakan oleh Bapak dan putri remajanya

Tari Tlenjeng

dan sajian inti yang berlakon Babad Wana Amarta pun dimulai

Keluarga Pandawa

Bratasena mengerahkan kekuatan untuk mengalahkan para jin yang menghalangi pembangunan Wana Amarta menjadi kerajaan baru

Tak melulu mengikuti pakem tradisional, koreografi yang disajikan juga menampilkan gaya tarian kontemporer

koreografi yang menarik

Para dayang tak hanya menari, mereka juga nembang, menyanyi

dan tak lupa, jelang tengah malam, para punakawan pun bermunculan, membawakan guyonan kaya filosofi.

Sayang, Gareng-nya bukan Gareng Ngesti Pandawa yang terkenal itu..

Sayang, hingga jam 00.30, pertunjukan belum juga selesai, padahal KRL sebentar lagi  sampai di stasiun Gambir. Duh, terpaksa pergi sebelum pertunjukannya selesai deh. Meski penasaran dengan akhir kisahnya, namun aku ndak pernah menyesal melewatkan malam pergantian tahun ini dengan menonton wayang dan berkereta bersama ribuan orang lainnya menuju Bogor Kota Beriman. Pengalaman yang menyenangkan !!

Bagi yang tertarik buat nonton wayang orang Bharata di setiap malam Minggu, bisa klik di sini atau di sini

Iklan

5 thoughts on “Wayang Orang untuk Sambut Tahun Baru yang Datang..

  1. sejak datang ke Jogja sejak itu pula menyukai cerita wayang…dan brsyukur bs menyaksikannya secara live di alun-alun…pengalaman yang tak terlupakan…inspiratif blognya

    salam hangat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s